Manusia dan Keadilan

Manusia dan Keadilan

                Keadilan memberikan kebenaran, ketegasan dan suatu jalan tengah dari berbagai persoalan juga tidak memihak kepada siapapun. Dan bagi yang berbuat adil merupakan orang yang bijaksana. Lain lagi menurut istilah ilmu akhlak yang memukakan bahwa keadilan yaitu memberikan hak setiap yang berhak secara lengkap, tidak melebihi dan tidak mengurangi, antara sesama yang berhak dalam keadaan yang sama, dan menghukum orang jahat atau melanggar hukum sesuai dengan kesalahan dan pelanggarannya. Dan manusia sendiri makhluk ciptaan ALLAh SWT yang sempurna.
            Contohnya adil dari segi hukum adalah hukum di Indonesia itu dibuat oleh manusia yang berdasarkan keadilan atau ketentuan ALLAH SWT. Dan hukum tersebut sudah berusaha dibuat dengan cukup adil, tapi tidak bisa dibuat benar-benar adil karena yang paling adil adalah ALLAH SWT karena mempunyai sifat maha adil. Hukum di Indonesia masih tidak adil, karena dalam pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di muka bumi ini hukuman nya masih belum sesuai dengan pelanggaran nya.

            Maksud dari hak dan kewajiban adalah manusia itu menjalankan sesuai apa yang dijalankan sesuai hak nya. Contohnya adalah hak seorang karyawan menuntut untuk menaikan upahnya karena menurut dia kebutuhan sehar-hari juga semua naik. Dan contoh kewajiban adalah seorang pelajar berkewajiban untuk belajar, dan kewajiban kedua orang tua adalah mendidik anak dengan baik supaya bisa berguna bagi nusa dan bangsa.



Referensi : https://andrazain.wordpress.com/2013/05/31/manusia-dan-keadilan/  
Manusia dan Pandangan Hidup


       Pandangan Hidup merupakan suatu dasar atau landasan untuk membimbing kehidupan jasmani dan rohani. Pandangan hidup ini sangat bermanfaat bagi kehidupan individu, masyarakat, atau negara. Pandangan hidup juga bisa di artikan sebagai pendapat yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, dan petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Dengan demikian pandangan hidup itu bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat saja, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus, sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya.
            Semua manusia pasti mempunyai suatu pandangan hidup sendiri - sendiri dan kemungkinan berbeda antara yang satu dengan yang lainnya. Tak sedikit pula orang yang mempunyai pandangan hidup yang sangat bertentangan dengan pandangan hidup orang yang lainnya, itulah yang sering memicu perdebatan diantara umat manusia dalam kehidupan sehari hari.
            Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup yang berbeda walau bagaimanapun bentuknya. Bagaimanapun bentuk suatu pandangan hidup itu tergantung pada diri kita sendiri. Ada yang memperlakukan pandangan hidup itu sebagai sarana untuk mencapai tujuan dan ada juga yang memperlakukannya sebagai penimbul kesejahteraan, ketentraman dan sebagainya. Oleh sebab itu, kita harus mengerti apa itu pandangan hidup dan menghayatinya agar kita tidak terjerumus ke hal-hal negatif.


Referensi : https://anwarabdi.wordpress.com/2013/06/01/manusia-dan-pandangan-hidup/

Manusia dan Penderitaan

Manusia dan Penderitaan

            Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan dapat berupa penderitaan lahir atau batin atau lahir dan batin. Penderitaan ini baik bagi perjalanan hidup manusia karena di setiap perjalanan hidup manusia pasti ada masalah atau penderitaan dalam perjalanan tersebut, dan penderitaan ini ada yang berat dan ada yang ringan.
            Ada istilah seperti ini “kegagalan adalah awal dari kesuksesan” maksud dari istilah ini adalah penderitaan atau masalah atau kegagalan dianggap sebagai energi untuk bangkit kembali bagi seseorang tersebut, atau sebagai langkah awal untuk mencapai kesuksesan atau kebahagiaan. Contoh dari penderitaan di muka bumi ini adalah banyak terjadi bencana seperti banjir dan tanah longsor itu terjadi karena ulah manusia itu sendiri yang menebang pohon secara liar dan membuang sampah pada tempatnya.
            Dalam kajian islam juga menjelaskan tentang penderitaan yang terdapat pada surat Al Insyiqoq : 6 dinyatakan “manusia ialah makhluk yang hidupnya penuh perjuangan”. Ayat tersebut diartikan, bahwa manusia harus bekerja keras untuk dapat melangsungkan hidupnya. Untuk kelangsungan hidup ini manusia harus menghadapi alam (menaklukan alam), menghadapi masyarakat sekelilingnya, dan tidak boleh lupa untuk taqwa terhadap ALLAH SWT. Apabila manusia melalaikan salah satu kewajiban untuk beribadah kepada ALLAH SWT atau kurang sungguh-sungguh menghadapinya, maka akibatnya manusia akan menderita.


Referensi : http://ilmubudayadasarardhi.blogspot.com/2012/11/manusia-dan-penderitaan.html

Manusia dan Keindahan

NPM   : 1C214368


Manusia dan Keindahan
            Hubungan manusia dan keindahan itu sangatlah erat. manusia sendiri merupakan hasil ciptaan ALLAH SWT yang indah. Dan pada dasarnya manusia sangat menyukai keindahan apapun itu. Contohnya: manusia sangat senang mengunjungi tempat-tempat yang memiliki keindahan tinggi, seperti keindahan laut, pantai, pegunungan dan lain-lain.
            Keindahan tersebut adalah alamiah. Alam itu ciptaan ALLAH SWT yang wajar dan tidak berlebihan dan tidak kurang. Contohnya adalah persawahan atau perkebunan itu terlihat indah sekali tetapi keindahan itu bisa berkurang jika manusia tidak bisa merawat atau menjaga yang sudah di titipkan oleh ALLAH SWT kepada manusia tersebut.
Referensi         ;           http://fatimachitra.wordpress.com/

Manusia dan Cinta Kasih

NPM  : 1C214368


Manusia dan Cinta Kasih
            Manusia adalah sebagai makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri. Jadi artinya setiap manusia itu saling ketergantungan satu sama lain.  Dikehidupan nya manusia pastilah memerlukan pendamping hidup,namun karakter setiap manusia itu berbeda, maka dari itu menyatukannya perlulah didasari oleh rasa cinta agar manusia dapat bersatu hidup berdampingan.   Karena cinta itu sebuah anugrah yang diberikan oleh ALLAH SWT sesama makhluk ciptaan NYA.
            Cinta itu sendiri memiliki arti rasa suka, sayang, dan tertarik hatinya. Dan kasih itu yang memperkuat rasa suka tersebut dengan menaruh perhatian lebih. Jadi dapat diartikan  cinta kasih itu  sebagai perasaan suka atau sayang kepada seseorang yang disertai dengan perhatian.  Cinta yang tertinggi adalah kepada ALLAH SWT dan kepada Rasulullah SAW, selanjutnya cinta kepada kedua orang tua, lalu cinta kepada sesama manusia dan makhluk ciptaan ALLAH SWT. Cinta juga memegang peran penting dalam kehidupan manusia, sebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan pernikahan, pembentukan keluarga dan pemeliharan anak.

Referensi         : http://vioranovalina.blogspot.com/

Manusia dan Kebudayaan

NPM   :  1C214368



Manusia dan Kebudayaan

            Kebudayaan adalah sesuatu ide atau gagasan yang berkaitan dengan akal pikir manusia tersebut  yang mencerminkan tingkah laku dalam sehari-harinya. Dan manusia sendiri makhluk yang sempurna diciptakan oleh ALLAH SWT yang menciptakan dan melestarikan kebudayaan nya itu sendiri. Karena budaya itu tercipta dari kejadian-kejadian yang sudah diatur oleh ALLAH SWT.
            
            Jadi, manusia dengan kebudayaan saling berhubungan, karena kebudayaan tidak akan muncul 
apabila tidak ada yang menciptakan nya yaitu manusia itu sendiri sebagai penciptanya. Kebudayaan juga dari setiap daerah-daerah di Indonesia berbeda-beda karena faktor lingkungan dan hasil pemikiran manusia berbeda-beda tergantung kebiasaan didalam masyarakat di daerah tertentu. Contohnya seperti kebudayaan batak berbeda dengan budaya sunda, karena orang batak berkarakter suara yang keras atau lantang ,sebaliknya orang sunda itu bersuara lembut atau halus. 
                                                                                                                            

Refernsi      :  http://rheeoli.blogspot.com/